Kekeringan

a.    Karakteristik
Gejala
•    Sebab utama – kurangnya curah hujan
•    Sebab lain – El Nino (serangan air permukaan panas ke air yang lebih dingin di Pasifik timur); makhluk hidup dapat menyebabkan perubahan pada permukaan tanah.  
Karakteristik umum
•    Air dan kelembaban akan berkurang
•    Kekeringan secara meteorologi – curah hujan dibawah harapan (kurang), dalam jangka waktu yang lama dan wilayah yang luas.

•    Kekeringan hidrologi – terjadi karena defisit air pada permukaan (kondisi dibawah normal) atau frekuensi air tanah yang kurang.
•    Kekeringan agrikultur – terjadi karena kurangnya frekuensi dan sebaran hujan, penyerapan serta penguapan air yang menyebabkan rusak/berkurangnya lahan pertanian atau peternakan
Hal-hal yang dapat diprediksikan
•    Periode kekeringan yang tidak normal biasanya terjadi pada musim panas yang normal. Belum ada metode yang secara tepat dapat meramalkan waktu dan lama kejadian, kapan berakhir dan kapan akan terjadi lagi.
•    Analisa data klimatologi dapat membantu persiapan penilaian (assessment).
Besar – skala kekeringan di Fiji terjadi selama episode, yang dikenal sebagai Gangguan Selatan El Nino (El Nino Southern Oscillation).  Masa ini merupakan siklus 4 – 5 tahunan.
b.    Tingkat Kerentanan
Faktor penyebab kerentanan :
•    Wilayah dengan kondisi panas, dan meningkat menjadi periode kekeringan
•    Wilayah pertanian berada ditanah yang berlapis tipis
•    Kurangnya penghijauan/pepohonan
•    Kurangnya penanaman
•    Suatu wilayah tergantung pada hujan sebagai sumber air
•    Rendahnya daya serap dan kelembaban   tanah
•    Kurangnya kemampuan mengenali sumber hazard kekeringan
Dampak yang khas :
•    Berkurangnya pendapatan petani
•    Peternakan dan pertanian rusak
•    Berkurangnya kualitas dan kuantitas bidang agrikultur (pertanian dan perkebunan)
•    Meningkatnya harga-harga
•    Rata-rata inflasi meningkat
•    Menurunnya status gizi, timbulnya penyakit, kematian, dan kelaparan
•    Berkurangnya sumber air minum
•    Migrasi
c.    Hal yang perlu dipertimbangkan
Upaya mengurangi resiko :
•    Pengembangan rencana respon antar institusi;
Upaya kesiapsiagaan :
•    Sistem peringatan dini tentang kelaparan dan kekeringan;
Kebutuhan paska bencana
•    Upaya mempertahankan ketersediaan makanan Harga yang stabil
•    Subsidi makanan
•    Program penciptaan lapangan dan tenaga kerja
•    Distribusi makanan
•    Program makanan tambahan
•    Program-program khusus dibidang peternakan dan perkebunan
•    Program kesehatan dan air
•    Rehabilitasi   
This entry was posted in MATERI. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s